Minggu, 18 Januari 2015

BALADA KARTU ATM

Rizki itu ada di tangan Alloh. Semua orang tahu itu. Dan semua orang bisa mengucapkan kalimat itu. Tapi apakah mereka (dan saya) yang mengucapkan kalimat itu benar-benar meyakininya. Wallohu a'lam bish-showab. Hanya Alloh yang tahu. Mungkin bahkan diri saya sendiri tidak tahu apakah saya benar-benar meyakini kalimat itu.


Sungguh banyak cara yang diberikan Alloh untuk mengajarkan kepada umatnya betapa besar kekuatan-Nya, dan betapa kecil daya kita hamba-hamba Alloh ini. Salah satunya Alloh mengajarkan kepada saya tentang misteri rizki ini melalui suatu musibah yang dialami teman saya (semoga ia diberikan ketabahan dan Alloh memberikan ganti yangl lebih baik kepadanya) yang akan saya tulis dalam tulisan kali ini.


Saya adalah tipe orang yang lebih memilih memegang uang cash dalam jumlah sedikit. Toh saya sering bepergian, jadi bisa sewaktu-waktu mampir ke ATM apabila membutuhkan uang lebih. Apalagi sekarang transaksi dimana-mana sudah lumrah menggunakan kartu debit yang sungguh sangat memudahkan. Dengan memgang uang cash dalam jumlah kecil, saya merasa menjadi lebih hemat, selain itu saya merasa lebih aman, karena apabila saya mendapat musibah seperti dompet saya tertinggal atau hilang, maka uang yang hilang tidak terlalu besar. Saya merasa tenang dengan kebiasaan saya memegang uang cash dalam jumlah kecil ini.


Namun suatu kejadian yang dialami teman saya membuat saya berpikir ulang. Kejadian ini berawal ketika teman saya mengambil uang di ATM Bank B, namun uang yang diambil tidak keluar, sedangkan saldo rekening milik teman saya berkurang. Akhirnya teman saya mengajukan laporan kepada bank yang bersangkutan. Bank yang bersangkutan berjanji akan segera memproses laporan pengaduan teman saya tersebut. Tapi ada kepesimisan yang dirasakan oleh teman saya ini. Pasalnya beberapa bulan sebelumnya, teman saya mengalami kejadian yang mirip dengan yang dialaminya sekarang. Ketika ia mengambil uang di ATM bank M, uang yang keluar tidak sesuai dengan jumlah yang ia tarik. Ia menarik tunai sebesar 1 juta rupiah, namun uang yang keluar hanya 800ribu rupiah. Sedangkan saldo di rekeningnya berkurang sebesar 1juta rupiah. Dia langsung mengajukan laporan kepada bank M, yang pada akhirnya setelah melalui pengecekan bank M menjawab bahwa kekurangan uang teman saya ini tidak bisa diberikan karena berdasarkan pengecekan mesin ATM diketahui bahwa saldo di mesin ATM sudah balance. Seharusnya apabila ada kekurangan uang yang keluar dalam transaksi penarikan tunai, maka jumlah uang di mesin ATM tidak balance dengan jumlah tercatat. Seharusnya ada jumlah kelebihan uang di mesin ATM. Namun ternyata hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa saldo uang di mesin ATM telah balance.


Setelah mendengar kejadian yang dialami teman saya ini, hilang sudah rasa tenang yang saya rasakan. Saya pikir dengan memegang uang cash dalam jumlah kecil, uang saya aman di bank, aman di mesin ATM. Ternyata apabila uang tersebut bukan rizki saya, mau disimpan dimana pun, uang itu tetap akan pergi dari saya, pergi ke pemilik sebenarnya.

Rizki memang benar-benar di tangan Alloh. Jika Ia menghendaki, maka dengan mudahnya apa yang kita sangka menjadi milik kita pergi begitu saja. Maka tenangkan hati hanya dengan menyerahkan segala urusan hanya kepapda Alloh.





Semoga Alloh senantiasa mencukupi kita semua

Dengan rizki yang halal

Penuh barokah

Dan membawa kebaikan

Baik di dunia maupun di akhirat
Aamiin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar